THe NaTuRe

KEBISINGAN DAN KESEHATAN

Posted by Ivan on October 9, 2010



Kebisingan akhir-akhir telah menjadi suatu permasalahan yang besar. Terutama kebisingan di lingkungan kerja. Kebisingan dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan performance dalam bekerja. Melamed dkk, tertarik untuk menyingkap efek kronik dari kebisinngan karena dua hal. Pertama, kebisingan yang tinggi merupakan sumber stresor lingkungan di tempat kerja. Kedua, studi laboratorium menunjukan bahwa efek kebisingan yang akut berdampak pada sistem kardiovaskuler, detak jantung, tekanan darah dan stress. Pada penelitian Melamed dkk., (2001) ingin melihat efek kebisingan yang kronik dan kmpleksitas pekerjaan pada tekanan darah dan kepuasaan kerja. Penelitian ini merupakan studi longitudinal (2-4 tahun) pada pekerja industri.

Penelitian Melamed, dkk., (2001) dilakukan pada 21 industri, selama 2-4 tahun (rata-rata 2.6 tahun). Pada awal penelitian subjek berjumlah sebanyak 1831 pekerja (20-60 tahun). Tapi kemudian subjek berkurang menjadi 1507 karena tidak sesuai dengan harapan peneliti. Dari 1501 di bagi menjadi 161 work station (kelompok pekerja yang bekerja pada tempat dan kondisi lingkungan yang sama). Karena terjadi perubahan tempat bekerja pada 700 pekerja selama periode penelitian, menyebabkan 700 pekerja tidak masuk dalam sampel penelitian. Jadi, subjek penelitian tinggal 807 pekerja. Terdiri dari 451 pria dan 356 wanita. Umur (22-62), rata-rata masa jabatan 9,97 tahun (0-36 tahun). Tingkat pendidikan rata-rata selama 10.30 tahun (4-15 tahun).
Pengukuran tingkat kebisingan menggunakan quest sound level meter tipe SL-215 .Pada waktu pertama (T1), tingkat kebisisngan setiap work station diambil pada sehari dua kali (pagi dan sore hari) dalam musim panas dan dingin. Pada waktu kedua (T2), 2-4 tahun kemudian, kembali mengukur tingkat kebisingan pada 115 work station dalam sehari saat musim panas dan dingin. Pengukuranyan menggunakan Quest M-27 noise-logging doimeter. Kompleksitas pekerjaan di ukur menggunkan dua item pokok. Item pertama task complexity terdiri dari beberapa elemen, yaitu keputusan, tingkat kemampuan, kemandirian. Dan kecerdasan dalam menyeledaikan pekerjaan. Item kedua, task variety, dinilai dari variasi tugas yang diterima. Kemudian Kepuasan kerja di ukur menggunakan job description indek (JDI). Dan ada beberapa variabel kontrol diantaranya, umur, jenis kelamin, berat/tinggi badan, sejara hkeluarga (dilihat dari penyakit dalam keluarg).
Dari hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan signifikan antara variabel independen dengan hasilnya. Kebisingan berkorelasi positif dengan tingkat tekanan darah (T2) dan negatif dengan kepuasan kerja (T1 dan T2.). kompleksitas pekerjaan berkorelasi positif dengan tingkat kepuasan kerja (T1 dan T2). Selain itu, kebisingan berkorelasi negatif dengan kompleksitas pekerjaan. Ini menyimpulkan bahwa pekerja yang bekerja di lingkungan bising akan cenderung mempunyai pekerjaan yang mudah.
Dari hasil yang diperoleh terlihat ada hubungan signifikan anatara kebisingan dan kompleksitas pekerjaan dengan tekanan darah dan kepuasan kerja pada pekerja industri. Lingkungan kerja yang memiliki tingkat kebisingan tinggi akan berdampak terhadap pekerja. Dampaknya bisa saja secara fisik atau kesehatan dan bisa juga secara psikologis.

Kebisingan dapat terjadi di mana-mana termasuk di tempat kerja. Kebisingan di tempat kerja dapat menjadi stressor bagi pekerja. Apalagi pekerja itu baru dan belum berpengalaman. Sedangkan pekerja yang sudah berpengalaman cenderung mampu beradaptasi dengan kebisingan di tempat kerja (Bell, dkk., 1996). Kebisingan mempunyai efek terhadap pekerja. Gangguan kesehatan merupakan salah satu efek negatif yang disebabkan oleh kebisingan (Beale dan Sullivian, 2002). Menurut Cohen dan Jensen (dalam Bell, dkk, 1996) kebisingan yang tinggi akan menimbulkan gangguan pada kardiovaskuler, alergi, sakit tenggorokan. Pada hasil penelitian ini, kebisingan yang tinggi dapat meningkat tekanan darah (blood pressure). Terdapat perbedaan tekanan darah antara kebisingan yang tinggi dan rendah. Hal ini terjadi karena stres dari efek kebisingan. Seorang pekerja yang berada di lingkungan yang memiliki tingkat kebisingan yang tinggi dalam beberapa lama akan berdampak terhadap psikoogisnya, salah satunya stres (Beale dan Sullivian, 2002). Selain itu kebisingan juga dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan akan memiliki pengaruh terhadap fisiologi (detak jantung) dan akan akhir menaikan tekanan darah (blood pressure) seseorang (Andrean, dalam Melamed,dkk., 2001)
Kebisingan berkorelasi negatif dengan kepuasan kerja. Artinya semakin tinngi tingkat kebisingan, maka kepuasan kerja seseorang akan menurun. Seorang pekerja tentulah mengharapkan kondisi yang nyaman dalam lingkungan kerjanya. Ketika tingkat kebisingan tinggi; telah menjadi stressor yaang berlebihan, maka pekerja tidak lagi merasa enjoy dengan pekerjaannya, sehingga menimbukan ketidakpuasan dalam bekerja. Meunurut hukum Yerke-Dodson (dalam Bell, dkk., 1996) arousal (kebisingan) yang tingkatanya sedang dapat memunculkan performance yang maksimal pada seseorang. Kebisingan di sini menjadi sebuah arousal guna membangkitkan potensi seseorang dalam bekerja. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang mendapat arousal dari lingkungannya secara berlebihan akan menurunkan performance seseorang.
Kepuasan kerja menurut hasil penelitian berkorelasi positif dengan kompleksitas pekerjaan. Seorang akan memiliki kepuasan kerja tinggi bila ia mempunyai tingkat kesulitan dalam bekerja, ada suatu tantangan ketika pekerja memiliki tingkat keulitan tertentu dalam bekerja sehingga kalau pekerjaan berhasil akan menimbulkan kepuasan kerja yang tinggi. Ketika pekerjaannya mudah dan mononton, pekerja akan cenderung merasa bosan.
Kebisingan di tempat kerja berkorelasi negatif dengan kompleksitas pekerjaan. Artinya, semakin tinggi tingkat kebisingan maka tingkat pekerjaannya cenderung semakin mudah. Kita tahu sseseorang dalam bekerja butuh konsentrasi. Apalagi pekerjaannya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, konsentrasi sangatlah dibutuhkan. Kebisingan dapat mempengaruhi kosentrasi seorang pekerja (Wallenius, 2004). Ketika kosentarasi seorang pekerja terganggu, maka tingkat penyelesaian pekerjaanya pun bisa terganggu. Untuk hal itu pekerjaan yang mudah akan meminimalisir kegagalan dalam menyelesaiakan pekerjaan.
Kalau kita melihat tingkat kebisingan yang tinggi dengan menggunakan teori overload. Menurut teori ini manusia mempunyai keterbatasan dalam menerima stimulus yang berasal dari lingkungan. Kebisisngan merupakan salah satu stimulus yang di hasilkan di lingkunan kerja. Ketika tingkat kebisingan tinggi, maka pekerja yang mempunyai pekerjaan yang sulit akan cenderung mengalami gangguan. Ini disebabkan ketidakamampuan kognitif dalam menerima begitu banyak stimulus. Sedangkan pada pekerjaan mudah, efek dari bising relatife kecil pada performance kerja. Maka dari itu, suatu pekerjaan dapat berjalan dengan baik tergantung pada baik atau buruknya lingkungan.

Referensi.
Melamed, S. Fried, Y dan Froom, P. 2001.The Interactive Effect of Chronic Exposure to Noise and JobComplexity on Changes in Blood Pressure and Job Satisfaction:A Longitudinal Study of Industrial Employees. Journal of Occupacional Health Psychology. Vol. 6. No.3. 182-195.

Bell, Fisher, Baum, dan Greene. 1996. Environmental psychology. Fourth Edition Florida: Harcout Braco Colega Publisher.

Wallenius. M.A. 2004 The interaction of noise stress and personal project stress on subjective health . Journal of Environmental Psychology .Pages 167-177

Leathe,P. Beale, D dan Sullivan, L. 2003. Noise, psychosocial stress and their interaction in the workplace. Journal of Environmental Psychology, Volume 23, Issue 2, June 2003, Pages 213-222

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: